Selasa, 13 Oktober 2015

Mengenal Kota Ambon

Dahulu kota ini adalah ibukota dari pemerintahan VOC Belanda di Nusantara Timur. Sekarang ini kota Ambon dikenal juga dengan sebutan Ambon Manise yang berarti Kota Ambon yang Manis/ Indah.

Kota Ambon merupakan kota terbesar di Kepulauan Maluku menjadi sentral dan juga pusat pelabuhan, pariwisata dan pendidikan di kepulauan Maluku. Kota ini berbatasan dengan Laut Banda disebelah selatan dan kabupaten Maluku Tengah di sebelah timur (pulau - pulau Lease yang terdiri atas pulau - pulau Haruku, Pulau Saparua, Pulau Monala, Pulau Pombo, dan Pulau Nusalaut) , disebalah barat (Petuanan Negeri Hila, Leihitu, Maluku Tengah dan Keitetu, Leihitu, Maluku Tengah yang masuk dalam kecamatan Leihitu, Maluku Tengah) dan di sebelah utara (kecamatan Salahutu, Maluku Tengah)

Ambon masih tak kehilangan pesonanya. Keindahan alamnya terhampar luas, sebut saja Pantai Liang dan Nusa Pombo yang menawarkan panorama pantai yang luar biasa. Tak hanya alamnya, Ambon juga menyimpan banyak peninggalan sejarah yang menarik untuk dijelajahi.


 1. Nusa Pombo



Nusa Pombo dapat ditempuh dalam waktu satu jam dari Pelabuhan di Ambon dengan menggunakan speed boat. Pulau ini tidak berpenghuni, jika ingin mengunjungi pulau ini Anda harus membawa bekal secukupnya. Jika ingin menginap, Anda bisa mendirikan tenda.

Berbagai kegiatan bisa dilakukan mulai dari berenang, menyelam, snorkeling dan trekking keliling pulau. Pulau Nusa Pombo dikenal memiliki alam bawah laut yang kaya sehingga menjadi sebagian tempat menyelam yang menyenangkan.


2. Pantai Liang




Pantai yang juga disebut Pantai Huniman ini pernah dinobatkan oleh PBB0 sebagai pantai terindah di Indonesia pada tahun 1991. Tempat wisata ini terletak di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, atau sekitar 40 km dari pusat kota Ambon. Untuk bisa masuk Pantai Liang, cukup mambayar 15.000 rupiah.


3. Pantai Natsepa




Masih di kecamatan yang sama dengan Pantai Liang, ada Pantai Natsepa yang juga menawarkan keindahan khas pantai. Air laut di tempat wisata ini sangat jernih sehingga dapat melihat biota laut (makhluk hidup yang ada dilaut, baik hewan maupun tumbuhan) dengan jelas. Pantai ini dikenal dengan rujak buah segarnya yang banyak dijual di sekitar pantai. Rujak ini dikenal dengan nama Rujak Natsepa.





4. Pantai Pintu Kota 


Pantai ini menjadi ikon sekaligus tempat wisata di Ambon yang banyak dikunjungi. Berbeda dengan pantai-pantai yang lain yang memiliki hamparan pasir, pantai ini dipenuhi batuan karang. Tapi bukan berarti Pantai Pintu Kota kalah cantik.

Yang menarik dari pantai ini adalah adanya sebuah tebing karang raksasa yang menjorok ke laut dengan lubang besar menyerupai sebuah pintu. Hanya dengan 5.000 rupiah, kita sudah bisa menikmati keindahan tempat wisata di Ambon ini. Jangan khawatir jika kita tidak membawa bekal, karena di sini banyak yang menjual makanan.



5. Pantai Santai


Sesuai dengan namanya, pantai ini cocok sekali digunakan sebagai lokasi bersantai. Jika ingin menyelam dan snorkeling tetapi malas membawa peralatan, tak usah khawatir. Di sini ada tempat penyewaan alat selam dan snorkeling.

Kita dapat menikmati keindahan alam bawah laut. Dapat juga menikmati pemandangan laut sambil menikmati pisang goreng dan teh manis yang menjadi kuliner andalan di sini. Tempat wisata ini berada di Desa Latulahat atau sekitar 16 km dari pusat kota Ambon. Disekitar sini juga banyak tempat penginapan.


6. Pantai Ora


Ora Beach atau Pantai Ora terletak di Pulau Seram, Maluku Tengah. Inilah surga dunia. Pantai Ora memang sangat menawarkan keindahan alam yang tiada duanya. Inilah salah satu bukti bahwa Indonesia mempunyai pantai yang indah dan sangat kaya dengan keindahan alamnya jika mau dijaga dengan baik.

Bagi para wisatawan, di pantai ini telah disediakan resort-resort yang berdiri di atas pantai dengan air yang jernih. Resort-resort ini berbentuk rumah panggung yang materialnya terbuat dari kayu sehingga menimbulkan suasana nyaman untuk bersantai. Selain itu, pemandangan alamnya yang tak juga kalah jika dibandingkan dengan Pantai Lanika Oahu di Hawaii atau Pulau Maladewa.

Selain ke enam pantai indah yang tadi, sebenarnya Ambon memiliki tempat-tempat indah lainnya.
Berikut beberapa lokasi wisata yang dapat di kunjungi di Kota Ambon:
1. Patung Pattimura di Lapangan Merdeka
2. Tugu Dolan di Kudamati
3. Tugu Trikora di Urimesing
4. Patung Franciscus Xaverius di Batumeja
5. Namalatu Beach di Lahuhalat
6. Gong Perdamaian Dunia (World Peace Gong)'
7. VOC Bunker di Benteng Atas, dan lain-lain

Sekarang kita beralih ke suatu wilayah di Maluku tengah, yaitu Hila. Kawasan Hila berjarak cukup jauh dari kota Ambon, sekitar 34 km dan dapat ditempuh selama 1,5 jam.
Meski berada di Pulau Ambon, secara administratif masuk pada wilayah Kabupateh Maluku Tengah.
Di Hila terdapat suatu benteng bekas peninggalan Belanda, yaitu Benteng Amsterdam.

Benteng Amsterdam menyisakan narasi panjang tentang kolonialisme bangsa Eropa di Maluku. Mulanya bangunan yang bertengger di tepi pantai menghadap Pulau Seram ini adalah loji penyimpanan rempah-rempah milik Portugis. VOC Belanda memanfaatkan pertempuran dengan membentuk penduduk Maluku yang lalu menguasai loji ini.

VOC Belanda lantas mengubah loji menjadi benteng pertahanan pada tahun 1637. Sejak saat itu, Benteng Amsterdam dijadikan sebagai markas VOC Belanda untuk menguasai perdagangan rempah di Maluku. Benteng ini menjadi saksi bisu penindasan rakyat Maluku oleh kolonialisme Belanda. Benteng berwujud seperti rumah arsitektur Eropa - disebut Blok Huis, terdiri dari tiga lantai dan menara pengintai serta dikelilingi pagar benteng berbentuk persegi.


Ada juga Gereja Tua Immanuel Hila. Gereja yang merupakan gereja pertama di Maluku ini sudah tidak tampak lagi suasana tuanya akibat konflik Maluku silam membuat gereja yang berdiri tahun 1659 terbakar habis dan dibangun kembali hanya sebagai simbol. Gereja ini sudah tak diguanaka lagi sejak masyarakat Nasrani pindah ke Saparua akibat konflik



Adapun kebudayaan dari Ambon, contohnnya: rumah adat, senjata, dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar